Brownies Ubi with Coffee Taste by Selma Alan

brownies ubi3-2

Bismillah

Sekilas brownies ini seperti halnya brownies lainnya. Tapi jangan salah loh teman-teman, ini adalah brownies full ubi. Tanpa tepung terigu sedikitpun. Gluten free deh. Sebenarnya terlalu sering mengkonsumsi tepung terigu juga tidak baik. Karena selain tepung terigu memiliki gluten yang susah dicerna oleh usus apalagi bagi yang alergi. Selain itu, dalam proses pengolahannya dari gandum menjadi tepung memiliki rantai proses yang panjang, dan semakin panjang rantai proses pengolahan suatu makanan, semakin susah dicerna dan semakin tidak baik bagi tubuh(lebih lengkapnya bisa dilihat disini) Ada lagi sebab mengapa kita harus mencoba mengurangi produk dengan tepung terigu dan bahkan beras. Bayangkan jumlah impor akan tepung terigu dan beras rakyat rakyat indonesia lumayan tinggi. Sedangkan hutang negara kita bertumpuk-tumpuk. Bisa-bisa anak cucu kita nanti akan mengalami kelaparan karena tidak mampu mengimpor beras atau tepung terigu. Ini bukan terjadi nanti diakan datang saja, malah menurut penelitian, banyak sekali anak-anak terlantar di daerah terpencil yang mengalami kelaparan, bukan karena tidak ada makanan, tapi karena ketidak tahuan para ibu mengolah bahan pangan selain beras yang ada di daerahnya sendiri, Padahal masih ada bahan pangan seperti singkong, ubi, kentang, garut, sagu dan sebagainya. Namun pemahaman yang kurang dan citra bahwa kalau tidak ada nasi serasa belum makan membuat hal naas diaatas pun terjadi.  Oleh sebab itu, bagaimana kalau kita bersama-sama memberdayakan aneka bahan pangan lokal selain beras dan tepung terigu. Kita olah menjadi beraneka jenis makanan yang enak dan tentunya mengenyangkan. Sehingga dengan demikian, kita bersama-sama ikut mengurangi angka kelaparan di indonesia.

Nah resep yang saya posting kali ini tidak jauh dari misi memberdayakan aneka bahan pangan lokal, yaitu ubi jalar. Ubi jalar adalah salah satu makanan pokok yang cukup mudah dijumpai di indonesia. Beraneka macam jenis ubi jalar dan beraneka macam warna. Ada ubi jalar kuning, orens dan ungu. Ubi jalar merupakan komoditas sumber karbohidrat utama, setelah padi, jagung, dan ubi kayu, dan mempunyai peranan penting dalam penyediaan bahan pangan, bahan baku industri maupun pakan ternak. Ubi jalar dikonsumsi sebagai makanan tambahan atau sampingan, kecuali di Irian Jaya dan Maluku, ubi jalar digunakan sebagai makanan pokok. Ubi jalar di kawasan dataran tinggi Jayawijaya merupakan sumber utama karbohidrat dan memenuhi hampir 90% kebutuhan kalori penduduk. (Wanamarta, 1981).  Selain itu ketika ubi jalar ditambahkan ke makanan akan memberikan efek melembutkan makanan dan juga memperkaya rasa makanan. Membuat olahan yang kita sajikan lebih terasa sedapnya.

Begitu pula brownies ubi ini, teksturnya lebih lembut dari brownies biasa (oleh sebab itu brownies ini disajikan dengan menggunakan wadah seperti ramekin, pinggan ataupun cup), rasanya pun unik khas ubi jalar, sedap dan wangi. Apalagi dengan tambahan rasa kopi didalamnya, membuat brownies ini bertambah-tambah saja nikmatnya. Wangi kopinya begitu menggoda. Cocok disajikan sebagai kudapan di sore hari, sambil bercengkrama dengan keluarga tercinta. Resep asli brownies ini saya adaptasi dari blog cantik teteh ayudia, dengan modifikasi ala dapur comel selma. Coba deh.

​Resep Brownies Ubi with Coffee Taste

Sumber: Mommylicious

Modifikasi: Dapur Comel Selma

Bahan:

1. 300 gram ubi jalar yang sudah dikukus dan dihaluskan

2. 2 sdm coklat bubuk

3. 1/2 sdt vanili bubuk

4. 1/2 cup gula pasir

5. 1/2 bungkus kopi instan

6. 2 butir telur

7. 1/4 cup minyak sayur

Cara Membuat:

1. Panaskan oven dengan suhu 200 C. Campur gula pasir, vanili bubuk dan telur. Kocok hingga rata den kental menggunakan whisker.

2. Masukkan ubi halus. Aduk rata hingga tidak bergerindil sambil dimasukkan minyak.

3, Tambahkan coklat bubuk dan kopi bubuk instan. Aduk rata.

4. Masukkan adonan ke dalam ramekin, pinggan ataupun cup lalu panggang dengan api atas bawah selama 15 menit lalu panggang dengan api bawah selama 15 menit lagi.

5. Sajikan dengan teh hangat untuk kudapan di pagi atau sore hari.

Selamat Mencoba  ^_^

Advertisements