Cilok Ubi Ungu oleh Detik Viliana

Setoran kedua ini masih berkreasi dengan ubi ungu. Selain warnanya cantik, manfaatnya juga banyak. Salah satunya adalah sebagai anti kanker.
Cilok (aci dicolok)identik dengan rasa kenyal berwarna keabuan,gurih dan pedas.Cilok membawa saya bernostalgia semasa SD dengan penjual cilok (di Jawa dibilangnya penthol). Makannya dengan ‘bithing’/lidi kemudian dicelupin ke saos kacangnya. Setelah dewasa,saya baru tahu kalau itu nama aslinya Cilok yang merupakan kudapan khas orang Sunda yang berasa kenyal dan gurih pedas yang didapat dari saos kacangnya. Nah, Saya ingin membuat kebalikannya. Cilok berwarna yang kenyal dan rasanya manis gurih yang didapat dari saos santannya.

 

Cilok ubi ungu

Oleh: Detik Viliana

Bahan

Tangzhong:

25 gr terigu
125 ml air
Adonan:
75 gr ubi ungu kukus dihaluskan
100 gr tepung sagu/tapioka
1 sdm gula halus
1 sdt garam

Bahan saos santan:

75 ml santal kental instan
75 ml air
2 sdm gula pasir
1/4 sdt garam
1 sdt terigu
1 sdt maizena
——>campur semua bahan dalam sauce pan. Aduk hingga rata. Lalu taruh di atas kompor. Aduk2 cepat hingga mengental. Angkat dan sisihkan sebagai bahan celupan.

Cara:

1. Buang tangzhong/biang lebih dulu. Caranya tuang air dan tepung dalam panci. Lalu aduk rata dan taruh di atas kompor dengan api kecil. Lalu aduk hingga menjadi seperti bubur sumsum. Matikan api jika sudah terbentuk jejak saat mengaduk dengan sendok kayu (jangan terlalu kental dan jangan sampai berwarna keabuan).
2. Di wadah lain campur ubi ungu,tepung tapioka,gula dan garam.
3. Saat masih panas/hangat, langsung tuang ke adonan. Uleni hingga kalis.
4. Bentuk bulat2 kecil lalu masukkan ke didihan air yang sudah diberi sedikit minyak sayur. Angkat dengan saringan jika sudah mengapung di permukaan.
5. Sajikan dengan saos santan

Advertisements