Wajik Waluh oleh Selma Alan

 

Wajik Waluh

Ada yang pernah mendengar atau mencicipi wajik waluh ini? saya pun belum pernah. Inilah pencicipan pertama wajik waluh. Kabarnya wajik waluh ini berasal dari Jawa Barat. Namun sekarang disana pun, wajik waluh susah ditemukan. Sedih sekali ya, banyak jajanan khas Indonesia yang terkubur tergantikan dengan kue modern seperti cake, pie dan sebagainya yang notabene berasal dari Barat. Padahal sebagai orang Indonesia kita punya kewajiban memberdayakan segala potensi negara melebihi kue modern. Salah satunya jajanan dan masakan khas Indonesia. Alhamdulillah saya sangat menyukai kue basah tradisional, jauh kalau makan jajanan Indonesia nggak bosan dan eneg. Apalagi ternyata jajanan Indonesia jauh lebih menyehatkan dibanding kue modern. Sedikit lemak dan gula. Apalagi seringkali kue basah tradisional memakai gula merah sebagai pemanisnya yang jauh lebih sehat dibandingkan gula pasir. Belum lagi jika kita menggunakan ubi yang cenderung manis sebagai tambahan dalam pembuatan kue, sehingga mengurangi kadar gula sekaligus sebagai pewarna alami.

Resep by Ayudia Respatih
Bahan:
1. 500 gram labu kuning, kukus dan haluskan
2. 50 gram kelapa parut
3. 250 gram gula pasir (sesuai selera)
4. 1/2 sdt vanili bubuk
5. 50 ml santan kental

Cara Membuat:
1. Sangrai kelapa parut hingga kering tapi masih putih.
2. Campur labu, kelapa dan gula pasir. Masak sambil diaduk rata. Tambahkan vanili dan santan kental.
3. Masak sambil terus diaduk hingga airnya menyusut dan kalis. Matikan kompor.
4. Biarkan dingin lalu bungkus dengan menggunakan kertas wajik. Jemur hingga permukaan kering selama beberapa hari.

Selamat mencoba

Advertisements