Category Archives: Makanan Pokok

Mangkuk Singkong Gurih oleh Yoana Anandita

Resep ketiga yang saya ikutkan NCC Pangan Lokal Weeks, resep ini baru saya kreasikan khusus untuk acara ini.Paduan singkong dan isian yang gurih, panganan ini cocok untuk sarapan pagi atau juga camilan keluarga.

 

Mangkuk Singkong Gurih

Bahan kulit:

500 gr singkong
2 sdm minyak sayur
1/2 sdt garam
Lada

Isi:
2 sdm margarine
1/2 siung bawang bombay besar
2 siung bawang putih cincang kasar
2 butir telur ayam
350 cc susu tawar
100 gram daging sapi cincang
2 lembar daging sapi asap (smoke beef)
50 gram keju chedar parut
Garam
Bubuk lada
Bubuk pala
Penyedap

Taburan:
Keju Chedar Parut

Cara:

1. Parut besar singkong seperti akan membuat sawut. Kukus sampai matang. Angkat.
2. Campur singkong dengan minyak, garam dan lada.
3. Panaskan oven. Siapkan loyang muffin dan olesi dengan margarin. Singkong yang sudah dibumbui cetak seperti mencetak kulit pie. Panggang 15 menit.
3. Siapkan isian: Tumis bawang putih cincang dan bawang bombay iris hingga wangi, masukkan daging cincang dan daging sapi asap yang sudah diiris-iris kecil. Tumis hingga berubah warna. Matikan api.
4. Kocok lepas telur ayam, masukkan susu cair dan bahan isian yang sudah ditumis. Tambahkan keju. Aduk rata. Bumbui dengan lada, pala dan garam.
5. Keluarkan mangkuk singkong dari oven, isi dengan bahan isian, tabur keju chedar. Panggang kembali kurang lebih 45 menit.

Hasil: 8 buah

Advertisements

Chicken Sweet Potato Burger with Sweet Potato Mayo oleh Rury Daniyati

Kreasi kedua dengan bahan baku ubi juga, tapi diolah menjadi makanan ala bule “Chicken Sweet Potato Burger with Sweet Potato Mayo”

 

Chicken Sweet POtato Burger with Sweet Potato Mayo

Bahan burger:

40 gr ubi kuning kukus, haluskan
50 gr wortel parut
60 gr daging ayam, haluskan
10 gr tepung panko/panir/terigu
1/4 sdt garam
1/4 sdt bawang putih bubuk (bisa diganti merica bubuk/skip)

Cara Membuat:

1. Campur semua bahan hingga rata, bagi menjadi 4 bagian.
2. Bulatkan masing-masing, pipihkan dengan ketebalan sekitar 1 cm.
3. Panggang dalam oven sekitar 30 menit di suhu 190’C. Angkat.
4. Untuk memberi efek gosong, panaskan penggorengan anti lengket tanpa minyak, taruh burger hingga agak kecokelatan di kedua sisinya. Sisihkan.

Bahan Mayo Ubi:

25 gr ubi kuning kukus, haluskan
35 gr mayonaise
1 sdt air jeruk nipis
garam, merica, bawang putih bubuk secukupnya
1/4 sdt oregano

Cara Membuat:

Campur semua bahan, cek rasa, siap digunakan

Penyelesaian:
1. Ambil 1 bagian burger, olesi mayo ubi, tata irisan bawang bombay dan tomat, olesi mayo lalu tutup dengan 1 burger lain.
2. Jadi 2 tangkup burger. Bisa ditambahkan saos sambal jika suka pedas.

Menu sederhana yang bergizi, cocok untuk sarapan maupun bekal anak

Ubimbap oleh Endang Uban

Tidak tahu harus membuat apa, tiba-tiba ingat masakan Korea yang namanya Bibimbap. Kayaknya enak kalau libur dan capek di rumah dinas lalu makan nasi campur seperti itu. Tapi demi KPLWeek, jadilah dibuat dari singkong yang di Waikabubak disebut Ubi.

 

Ubimbap

Bahan Utama :

500 gram Ubi kayu / singkong.

Cara membuat :

• Direbus hingga matang dan cukup empuk. Lalu dicincang, bisa dengan food processor atau blender, asal hancur saja tidak sampai halus.

• Masak lagi cincangan ubi kayu dengan diberi santan kurang lebih 1500ml dan garam kurang lebih 1/2 sendok teh. Masak sampai cairan menyusut dan menjadi bubur. Sisihkan.

Topping dan pelengkap :

1. Tumis bunga pepaya :

1 ikat Bunga pepaya, cuci, rebus dan buang air rebusannya beberapa kali sampai berkurang kadar pahitnya sesuai yang diinginkan.
100 gram Daging ayam suwir Cabe rawit sesuai selera iris serong.
5 buah Cabe merah iris serong.
5 siung besar Bawang merah, iris halus.
3 siung Bawang putih , iris halus.
2 lembar Daun salam
Seruas jempol lengkuas , memarkan.
Minyak untuk menumis.

Cara:

– tuang minyak 2 sendok sayur, panaskan, masukkan bawang putih dan tumis hingga harum. Masukkan bawang merah, cabe rawit dan cabe merah, daun salam dan lengkuas, tumis sampai harum.
– masukkan ayam suwir, aduk rata. Beri gula, garam, merica dan 2 sendok makan kecap manis. Aduk rata.
– masukkan bunga pepaya, aduk rata dan masak hingga matang. Angkat.

2. Telur mata sapi.
Goreng telur di atas teflon dengan api kecil, tutup agar matang bagian atasnya sampai tingkat kematangan yang diinginkan.

3. Abon ikan peda, beli jadi.

4. Sambel luat khas Nusa Tenggara Timur

yang terbuat dari : cabe, jeruk, daun sipa, daun selasi dan garam.
Atau bisa juga dengan sambel bajak.

5. Taburan daun bawang.

Hidangkan dengan disusun:

bubur ubi kayu, beri topping di tengahnya telur mata sapi. Lalu di sekelilingnya tata tumis bunga pepaya, abon ikan, sambel luat dan taburi irisan daun bawang.

Disantap selagi hangat, terlebih lagi dengan telur mata sapi yang tiga perempat matang rasanya begitu menyatu. Benar-benar bisa dinikmati ubimbap ini hingga kenyang sampai suapan terakhir. Dan tidak ingat lagi bahwa kita bukan sedang makan nasi. Tekstur ubi kayu yang dibiarkan masih berupa cincangan kasar tetapi lembut karena dimasak dengan santan juga memberikan sensasi tersendiri di setiap suapan.

Fried Papaya Noodle oleh Ninol’s Food

 

Fried Papaya Noodle

Buah pepaya selain mudah didapat dan murah, khasiatnya juga banyak lho. Buah pepaya muda mengandung banyak vitamin dan mineral seperti potasium, magnesium, vitamin A, C, B, dan E. Selain itu juga mengandung enzim papain dan chymopapin yang baik untuk perut.

Di Amerika sendiri,pepaya muda banyak dijual ditoko toko Asia, dari yang masih utuh sampai yang sudah di serut halus seperti mie, sampai yang matang tinggal santap. Nah dari sini muncul Ide, kenapa tidak pepaya muda dimanfaatkan untuk makanan utama pengganti beras. Jadi pepaya muda ini saya serut memanjang dari ujung atas ke bawah (mirip mie bihun teksturnya tapi agak kaku). Kekhawatiran bakal cepat putus pas diolah ternyata tidak terjadi…yey senangnya…. Bahkan anak-anak dan suami nggak menyangka kalau mie goreng yang mereka makan terbuat dari pepaya muda…

Bahan:
1 buah pepaya muda( ukuran kecil, kira kira setengah kilo gram)
2 buah wortel, serut halus memanjang
1 batang daun bawang potong potong
2 siung bawang putih haluskan
100 gram ayam rebus, iris iris
2 bonggol bokcoy/ sawi hijau potong potong
2 sdm minyak wijen
3 sdm kecap manis
garam , gula, merica sesuai selera
1 sdm bubuk ebi (optional)

Cara membuat
1. Kupas pepaya muda, cuci bersih. serut dari atas ke bawah usahakan jangan putus. Rebus kira kira 5 menit di air mendidih yg dibubuhi garam, angkat, tiriskan.
2. Panaskan wajan, tuang minyak wijen, tumis bawang putih sampai harum, masukkan daun bawang aduk aduk.
3. Masukkan ayam, aduk rata, masukkan wortel aduk sampai agak layu. Kemudian masukkan Pepaya muda serut, tambahkan garam, gula merica dan kecap manis, aduk rata. terakhir masukkan ebi bubuk.
4. Sajikan hangat. bisa juga dibuat versi mie rebusnya.

Selamat mencoba

Sawut Singkong by Finurika Ratnalia

Akhirnya saya memberanikan diri untuk mengirimkan karya saya dalam event Pangan Lokal kali ini. Sebenarnya makanan ini sudah sangat well known di masyarakat, siapa sih yang tidak kenal dengan Sawut Singkong? Nah ide memasak resep ini saya lakukan pada saat saya ‘ngidam’ makanan jawa saat hamil kemarin.
Ini dia resepnya:

 

SAWUT SINGKONG

Bahan:

Singkong 1 kg
Kelapa parut 1/2 butir
Gula merah, sisir halus, secukupnya sesuai selera
Garam secukupnya
Daun pandan 2 lembar

Cara memasak:

1. Bersihkan singkong dari kulitnya. Cuci bersih, lalu parut kasar.
2. Campur parutan singkong dengan gula merah yang sudah disisir halus.
3. Kukus hingga matang parutan singkong dan gula merah, jangan lupa beri daun pandan diadonan tersebut agar wangi.
4. Untuk adonan kelapa parut, kukus dan beri garam sedikit agar ada rasa.

Demikian resepnya. Semoga bisa dicoba dan bisa juga divariasikan dengan taburan keju. Selamat mencoba

Antewor oleh Mariyam

Jadi ceritanya saya kehabisan ide mau bikin apa untuk setor NCC Pangan Lokal, sampai pada suatu sore Ibu saya bercerita banyak tentang masa kanak2 beliau.
Jadi ibu saya dulu sering melihat tetangga nya menyantap Antewor ini, karena memang pada saat itu beras menjadi barang langka dan mahal bagi sebagian masyarakat kampung.
Yang lucu, Ibu saya sendiri belum pernah menyantap Antewor ini karena sering dimarahi sama Nenek saya.
Bahan utama Antewor ini adalah Singkong yang diparut kasar, Nah Antewor ini aslinya dimasak di Aseupan atau kukusan dari bahan anyaman yang berbentuk kerucut. Disantapnya rame-rame sekeluarga dan pelengkapnya adalah sayur lodeh.

h2><Antewor

Bahan Singkong :

– 500gram singkong, parut kasar
– 1/2 sdt garam

Aduk rata singkong dan garam. Siapkan kukusan dengan api sedang, kukus singkong parut sekitar 20 menit sampai matang.
( Saya mengukusnya di Cup Aluminium Foil )

Sayur Lodeh :

– Satu paket sayuran lodeh ( kacang panjang, Labu siam/ Pepaya Muda, Buah Melinjo, Daun melinjo, Terong Ungu, Wortel )
Bersihkan sayuran dan potong- potong.
– 1/2 papan tempe, potong dadu
– 6 siung Bawang Merah, iris halus
– 2 siung Bawang Putih, cincang halus
– 1 batang daun bawang, potong serong
– 2 buah cabe hijau, potong-potong
– 1 ruas Lengkuas, memarkan
– 2 lembar daun jeruk
– 3 lembar daun salam
– 1 batang serai, memarkan
– 1500 ml Santan sedang
– 1 sdt garam
– 1 sdm gula merah
– 1 sdt gula pasir
– 1 sdt kaldu bubuk
– 3 sdm Minyak Goreng untuk menumis

Cara membuat :

1. Tumis bawang merah, bawanh putih, daun bawang, lengkuas, serai, daun jeruk, daun salam. Tumis sampai keluar aromanya.
2. Masukan santan sedang, aduk rata dan masak sampai mendidih.
3. Masukan sayuran mulai dari yang keras seperti melinjo, pepaya muda, labu siam, dll) Terakhir masukan tempe.
4. Masukan garam, gula merah, gula pasir, dan kaldu bubuk. Aduk rata biarkan hingga sayuran matang.
5. Tes rasa sesuai selera. Angkat.

Penyajian :

– Buka Cup Aluminium Foil dan keluarkan singkong yang sudah dikukus.
– Tata di piring saji, siram dengan sayur lodeh
– Taburi bawang goreng, kalau suka

Berdasarkan hasil uji saya, rasa singkong yang diparut kasar teksturnya hampir menyerupai nasi dan rasanya enak.

Sanggara Janda oleh Meinina

…Sanggara Janda khas Bugis Sulawesi Selatan. Pasti pada bingung yah makanan kok namanya pake janda. Untuk makna dari nama ini sendiri aku kurang tau adal usulnya, yang aku tau Sanggara itu artinya Pisang. Makanan ini terbuat dari Pisang kepok yang masih hijau dan keras. Disantap dengan sambel terasi tumis. Banyak sekali teman-teman aku yang kaget dengan cara makan pisang ini, pisang dengan sambel terasi, apa enaknya? Coba dulu baru deh berkomentar. Hihihii.. Makanan ini juga sangat mengenyangkan, karena gak mungkin cuman makan 1 pisang…

 

Sanggara Janda

Bahan :

Pisang Kepok muda 6 buah
Minyak untuk menggoreng

Sambal :

Cabe Rawit 10 buah
Bawang putih 3 sium
Bawang merah 5 sium
Ebi kering 1 sdm
Terasi bakar 1/2 sdt
Garam 1/2 sdt

Cara membuat :

1. Kupas pisang, lalu belah dua memanjang.
2. Panaskan minyak, lalu goreng pisang hingga setengah matang.
3. Anggkat pisang, tiriskan.
4. Tumbuk pisang menggunakan ulekan diatas talenan satu persatu, jangan sampai hancur, cukup sampai agak pipih sedikit.
5. Goreng kembali pisang hingga garing. Angkat tiriskan.
6. Untuk sambal, goreng cabai dan bawang bawangan agar mudah di ulek.
7. Lalu ulek semua bahan sambal sampai halus.
8. Tumis kembali sambal hingga benar benar wangi.
9. Siap disantap dengan teh hangat.