Category Archives: tradisional

Gulai Pakis Ikan Salai oleh Dame Tobing

Sebelumnya saya bercerita dulu tentang sayur pakis yang sering kita temukan di perkampungan dan pasar tradisional. Pakis merupakan sayur lokal yang jarang dilirik dan dikonsumsi karna mungkin langka dan jarang ditemukan diperkotaan sehingga kurang dikenal oleh masyarakat. Padahal sayur pakis merupakan sayur yang banyak mengandung nutrisi dan vitamin, salah satunya mengandung Omega 3 dan Omega 6 yang bagus buat otak dan bisa mencegah kepikunan. Juga tinggi vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan bagi tubuh.
Selain ditumis pakis juga sering dimasak santan atau gulai, dalam mengolahnya pakis jangan terlalu lama dimasak dan mencucinya pun jangan direndam terlalu lama, cukup dgn air mengalir saja agar nutrisi yang terkandung dalam pakis tidak terbuang. Disini saya coba masak dengan dipadu dengan ikan salai yang juga termasuk pangan lokal kita, ikan asap ini sangat khas dengan aromanya dan tentunya kaya akan protein dan vitamin lainnya.
Baiklah bunda smua, ini saya persembahkan resep gulai yang sering dihidangkan dalam keluarga saya.

Gulai Pakis Ikan Salai

Bahan:

400gr pakis muda yang sudah bersih
200gr ikan salai lele/baung, rendam air hangat 5menit, angkat dan tiriskan.
1 liter santan dari 1/2 butir kelapa
3 cm lengkuas, memarkan
3 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk purut
2 batang serai, memarkan

Bumbu halus :

4 buah cabai merah
4 siung bawang putih
6 butir bawang merah
4 cm kunyit
2 cm jahe
Garam dan gula secukupnya penyedap bila suka

Cara membuat:

-Masak santan bersama bumbu halus, lengkuas, serai, daun salam, daun jeruk dengan api sedang hingga mendidih, diaduk terus agar santan tidak pecah.
-Masukkan ikan salai dan diaduk terus hingga ikan agak matang kurleb 10menit, jangan lupa masukkan garam dan gula secukupnya, lalu masukkan pakis aduk terus selama kurang lebih 5menit pakis matang, angkat.
-Siap disajikan.

Advertisements

Genjer Tauco oleh Dame Tobing

Diresep kali ini saya menghadirkan genjer yang juga termasuk dalam sayur lokal kita. Genjer memang tidak smua orang suka, bukan karena sudah pernah mencicipi tapi dikerenakan belom pernah seperti kata pepatah “tak kenal maka tak sayang” sehingga banyak yang tidak tau kelezatan sayur yang satu ini. Disamping lezat genjer juga mengandung banyak vitamin yang berguna buat tubuh, contohnya genjer mengandung protein yang berfungsi untuk meremajakan sel2 dalam tubuh, juga mengandung kalsium yang baik buat tulang dan genjer juga mengandung serat tinggi yang bagus buat pencernaan.

 

Genjer Taucho

Bahan :

300gr genjer muda, potong2 panjang 5cm
100gr tahu, potong kotak
100gr tempe, potong kotak
50gr udang manis kering
50gr taucho
2lembar daun salam
1ruas lengkuas, iris tipis
1buah tomat, potong2

Bumbu :
5buah cabai merah, giling kasar
5siung bawang merah, iris
2siung bawang putih, iris
Garam & gula secukupnya

Cara membuat :

-Rebus genjer dengan 1liter air mendidih, masak kurleb 5menit saja, angkat dan tiriskan.
-Goreng tahu, tempe dan udang kering sampai kuning kecoklatan, Sisihkan.
-Panaskan 2sdm minyak lalu tumis bumbu hingga wangi, lalu masukkan tomat, daun salam, lengkuas dan taucho, tumis rata dan tambahkan 2sdm air matang, aduk rata
-Terakhir masukkan tahu, tempe, udang dan genjer, aduk rata sebentar saja lalu matikan api, angkat dan siap disajikan

Getuk Singkong oleh Herawati

 

Getuk Singkong

Getuk dibuat dari bahan yang banyak dijual dan mudah kita temui dipasar dengan harga murah. Pertama kali saya mengenal getuk singkong, ya… olahan singkong kukus yang dilumatkan, lalu diberi sirup gula jawa, diaduk hingga warna singkong menyatu dengan warna gula. Walaupun sekarang sudah banyak yang membuat getuk dengan berbagai variasi, saya tetap mencintai olahan yang orisinil. Wanginya gula jawa, memberikan cita rasa dan aroma yang khas.

Bahan :
1/2 kg singkong
3 potong gula jawa
150 ml air
1/2 sdt garam halus
Kelapa muda parut secukupnya

Cara :
1. Kupas singkong, potong-potong, kukus matang
2. Larutkan gula jawa bersama air, masak hingga larutan agak mengental
3. Campur kelapa parut dengan garam halus, kukus kira-kira 10 menit
4. Tumbuk singkong kukus selagi panas
5. Tuang air gula sedikit demi sedikit, aduk hingga rata
6. Masukkan campuran singkong dan gula ke dalam loyang, padatkan
7. Potong adonan sesuai selera, tabur kelapa kukus

Carang Gesing oleh Herawati

 

CARANG GESING

Kami sekeluarga suka pisang. Digoreng, dikukus, atau diolah menjadi
berbagai jenis makanan dan kue. Kali ini saya membuat kudapan yang
gampang banget deh bikinnya…..
Biasanya adonan carang gesing dibungkus daun pisang sebelum dikukus. Tapi saya lebih suka dan lebih mudah memasukkan adonan ke dalam wadah yang aman kemudian dikukus.
Yang penting rasanya tetap Carang Gesing

Bahan :
2 butir telur ayam
60 gram gula pasir
250 ml santan (saya menggunakan santan instan sekitar 70cc ditambah air 180cc)
¼ sdt garam halus
1 lembar daun pandan potong2
4 buah pisang tanduk yang matang, potong-potong

Cara membuat :
1. Campur telur dan gula, kocok sampai gula larut
2. Tambahkan santan, garam dan potongan pisang, aduk rata
3. Tata daun pandan di dasar loyang atau pyrex, masukkan semua
bahan ke dalamnya
4. Kukus kira-kira 30 menit atau sampai pisang matang. Sajikan
panas atau dingin sesuai selera

Bubur Sumsum Kolak Biji Salak oleh Suci Hartati

 

Bubur Sumsum Kolak Biji Salak

Resep bubur sumsum ini menggunakan resep NCC sedangkan resep kolak biji salak didapatkan dari tetangga yang baik hati.
Karena kolak biji salak menggunakan ubi ungu, jadi untuk kuah kolaknya saya gunakan gula pasir agar warna ungunya tetap terlihat.
Berikut resepnya…

Bubur Sumsum
Bahan:

100gr tepung beras dilarutkan dgn 100ml air
900ml santan dari 1 butir kelapa
1sdt garam
3lbr daun pandan potong-potong

Cara:
Masak santan, garam dan daun pandan hingga mendidih sambil diaduk-aduk agar tidak pecah.
Setelah mendidih kecilkan api, masukkan larutan tepung beras, aduk cepat.
Lanjutkan memasak hingga adonan mengental dan meletup-letup. Setelah meletup-letup teruskan memasak sambil diaduk-aduk perlahan hingga kira-kira 15 mnt agar bubur benar-benar tanak. Biarkan hangat, siap disajikan dilengkapi dengan kolak biji salak.

Kolak Biji Salak
Bahan A:

1/2Kg ubi ungu dikukus lalu haluskan
100-150gr tepung sagu
1/2sdt garam

Bahan B:

400ml air
150gr gula pasir
2lbr daun pandan.

Cara:
Campurkan bahan A dalam baskom tapi gunakan 100gr tepung sagu dahulu, jika terasa adonan masih lembek bisa ditambahkan lagi sedikit demi sedikit hingga adonan mudah dipulung. Bulatkan adonan kira-kira sebesar biji salak, lakukan hingga adonan habis. Didihkan air lalu masukkan bulatan-bulatan ubi kedalamnya tunggu hingga mengapung lalu angkat segera tiriskan.
Masak bahan B hingga mendidih lalu masukkan bulatan ubi aduk sebentar lalu matikan api. Siap disajikan.

Talam Talas oleh Nova Rilandari

 

Talam Talas

Kali ini mengolah salah satu bahan pangan lokal yaitu talas. Kebetulan sekali saat pergi ke pasar ada salah satu penjual yang menjual talas walaupun tidak banyak. Umbinya cukup besar jadi bisa diolah macam-macam makanan, salah satunya adalah kue talam.
Biasanya kue talam terbuat dari jagung atau ubi. Naah…kali ini dibuat dari talas, jadi penasaran juga gimana rasanya? Yuks intip-intip resepnya.

Bahan :
200 gr talas
100 gr tepung beras
1 sdm tepung sagu
400 ml santan
3 sdm gula pasir
1/4 sdt garam

Topping :
Abon secukupnya
Cabe merah, potong bulat

Cara membuat :
– Kupas dan kukus talas hingga empuk, lalu haluskan.
– Campurkan talas dengan bahan lainnya. Aduk hingga tercampur rata.
– Tuangkan ke dalam cetakan talam hingga penuh.
– Kukus selama 20 menit hingga matang.
– Angkat dan dinginkan. Keluarkan dari cetakan dan beri topping atasnya. Sajikan.

Rasanya nggak kalah enaknya dengan kue talam dari bahan lainnya.

Kue Getas oleh Tiara Kusumawardhani

 

Kue Getas

Kue getas ini merupakan jajanan pasar yang banyak di gemari, karena rasanya yang manis dan crispy. Cara membuatnya sangat sederhana, bisa menjadi alternatif kudapan untuk keluarga tercinta.

Sumber dari blog Diah Didi
Bahan:
125 gram tepung ketan putih
50 gram tepung beras
150 gram kelapa parut kasar
3/4 sendok teh garam
125 ml santan dari 1/2 butir kelapa
minyak untuk menggoreng

Bahan Besta (lapisan gula)
75 gram gula pasir
35 ml air
1/2 sendok teh garam

Cara Pengolahan :
-Aduk rata tepung ketan putih, tepung beras, kelapa parut, dan garam.
– Tuang santan sedikit – sedikit. Aduk rata. Bentuk bulat pipih.
-Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan dengan api sedang sampai matang.
-Besta: rebus gula pasir, garam dan air sambil diaduk sampai berambut dan kental. Masukkan kue. Aduk rata. Matikan api. Aduk terus sampai kering.

Tips agar besta warnanya bisa putih..buat bestanya pakai api kecil dan aduk terus sampai kental dan berambut..baru masukkan getasnya..aduk2 dan matikan api..nanti gula akan mengkristal dengan sendirinya.